Stroke: Penyebab, Gejala, Dan Pengobatan

Stroke ialah kasus kesehatan yang terjadi pada saat konsumsi darah ke otak terganggu atau sungguh-sungguh berhenti, menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, cuma dalam hitungan menit, sel-sel otak mulai mati.

Kondisi ini diklasifikasikan selaku penyakit sungguh-sungguh dan dapat memberikan ancaman jiwa, maka dari itu menginginkan sokongan kedokteran segera. Kontribusi kencang dan tepat dapat kurangi risiko kehancuran otak dan bermacam komplikasi lainnya.

Gejala stroke sungguh-sungguh bervariasi, mulai dari enteng sampai-sampai berat, serupa kelumpuhan atau mati rasa di satu sisi wajah atau tubuh. Ada juga gejala penyakit lain semacam sakit kepala, kelemahan, kasus penglihatan, kesulitan berdialog dan memahami pidato orang lain.

Seberapa umum penyakit ini?

Penyakit ini dapat dirasakan oleh siapa saja, mulai dari stroke pada anak-anak sampai-sampai lansia. Untuk menyelamatkan hal ini, Kamu dapat membuat minim faktor risiko kondisi ini. Silakan berunding dengan dokter Kalian untuk informasi lebih lanjut.

Setelah Kalian memahami apa itu stroke dan definisi lengkapnya, saatnya bagi Kamu untuk memahami beberapa kondisi ini, termasuk:

1. Stroke iskemik

Stroke iskemik diklasifikasikan selaku jenis stroke yang paling umum dibanding dengan jenis stroke lainnya. Penyakit ini terjadi pada saat pembuluh darah di otak mengecil atau jadi tersumbat, alhasil arus darah ke otak tersumbat.

2. Stroke hemoragik stroke Hemoragik

terjadi kala pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Kondisi ini diawali dari pembuluh darah yang melemah, seterusnya pecah-pecah dan menumpahkan darah di sekitarnya.

Kebocoran ini berdampak penimbunan darah yang mendesak jaringan otak di sekitarnya. Kematian atau koma panjang hendak terjadi jikalau pendarahan berlanjut. Stroke hemoragik

dibagi jadi dua jenis:

* Pendarahan intraserebral, yaitu pendarahan yang terjadi pada saat arteri di kepala rusak dan mengakibatkan pendarahan di otak. Biasanya, kondisi ini terjadi karna desakan darah tinggi.

* Perdarahan subarachnoid, yaitu pendarahan yang terjadi pada dasaran otak. Ada tiga susunan yang memberikan lapisan otak, dan pendarahan ini terjadi antara susunan terdekat dengan otak dan susunan kedua.

3. Serbuan iskemik transien

transien tidak berat (TIA) atau selalu diucap stroke enteng ialah kekurangan darah dalam sistem saraf yang terjadi singkat, rata-rata kurang dari 24 jam atau justru cuma dalam beberapa menit.

Kondisi ini terjadi saat ada gumpalan atau gumpalan darah yang halangi arus darah dalam sistem saraf pusat. Penyumbatan darah cuma terjadi sebentar supaya tak memicu kehancuran jaringan. Namun, 1uL3W, Kalian mempunyai risiko yang lebih tinggi apabila Kamu sempat hadapi serbuan iskemik sementara.

Tanda & gejala stroke

Gejala stroke memiliki kecenderungan terjadi tiba-tiba dan cuma sering melanda satu sisi tubuh. Ini memburuk sepanjang masa 24 sampai 72 jam. Gejala umum termasuk:

* Sakit kepala mendadak.

* Kehilangan keseimbangan, permasalahan dengan berjalan.

* Kelelahan.

* Kehilangan pengetahuan atau koma.

* Vertigo dan pusing.

* Pandangan kabur dan menghitam.

* Kelemahan atau mati rasa di satu sisi bagian tubuh di wajah, tangan, kaki.

* Permasalahan dengan tuturan dan pendengaran.

Mungkin ada tanda-tanda dan gejala stroke yang tak dituturkan di atas. Apabila Kamu ada keresahan tentang gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan harus ke dokter?

Anda harus mengabari dokter Kalian kalau Kalian alami gejala stroke berikut:

* Mati rasa, tak berdaya, atau perasaan kayak kesemutan yang muncul tiba-tiba atau kehilangan kemahiran untuk menggerakkan wajah, lengan, atau kaki terpenting apabila cuma terjadi di satu sisi tubuh.

* Pergantian pengamatan mendadak.

* Keras terlebih tak bisa berbicara.

* Pusing seketika dan kesulitan dalam memahami perkataan sederhana.

* Persoalan dengan berjalan dan menyeimbangkan.

* Sakit kepala parah dan tak sempat terasa sebelumnya.

* Kalian mengambil aspirin atau obat-obatan yang membatasi pengerasan darah sebaliknya Kamu mengamati tanda-tanda pendarahan.

* Tersedak, lantaran masakan jatuh ke tenggorokan.

* Ada tanda-tanda pengerasan darah di pembuluh internal seperti: merah, panas, dan sakit pada area tertentu di tangan atau kaki Anda.

* Tangan dan kaki makin kaku dan tak dapat diregangkan (spastik)

Kenali gejala stroke pada orang lain

Jika seorang mempunyai kecondongan untuk meningkatkan gejala stroke, Kalian harus mencermati aktivitasnya untuk menjaga dan membawanya ke dokter secepatnya mungkin;

* Minta orang untuk tersenyum. Diselidiki apakah satu sisi wajahnya tak bereaksi

* Minta orang itu untuk mengangkat kedua tangannya. Cermati pada saat ada satu tangan yang menggeram ke bawah.

* Minta orang itu untuk mengulangi perkataan sederhana. Diselidiki apakah ada kata-kata yang samar-samar dan apakah perkataan dapat diulang dengan benar.

Anda juga butuh memberikan uluran tangan mula-mula pada pasien stroke bila terjadi serbuan mendadak.

Penyebab stroke lazimnya tergantung pada jenisnya. Berikut ialah pemicu kamu dapat belajar menurut jenisnya.

Penyebab stroke iskemik

Ada tiga jenis kondisi yang dapat berdampak stroke iskemik, seperti: penimbunan Plak

penumpukan Plak

Plak penimbunan pada bilik arteri ternyata tak cuma menimbulkan gempuran jantung, sebaliknya kondisi lain kayak aterosklerosis. Penimbunan plak ini berdampak arteri menyempit, maka halangi arus darah ke jaringan atau unit dalam tubuh.

Penumpukan plak ini juga dapat terjadi di arteri di otak dan leher. Bila ada penyumbatan lantaran plak yang menumpuk di arteri baik di otak ataupun di leher, pasien hendak alami stroke iskemik. Gumpalan darah

terjadi

Selain menyumbat, plak yang terkandung dalam arteri juga dapat pecah. Sel-sel darah di sekitar plak rusak hendak tetap bersatu dan menjadikan gumpalan darah. Pengerasan darah juga dapat menutup arteri.

Meskipun gumpalan darah terjadi di bagian lain dari tubuh, gumpalan darah ini dapat beraksi ke otak. Kondisi ini juga diujarkan selaku stroke embolik.

Kondisi ini dapat diakibatkan oleh persoalan keanehan darah kayak fibrilasi atrium dan penyakit sel sabit yang membawa dampak pengerasan darah dan mengakibatkan stroke.

Penyebab stroke hemoragik

Berikut ialah beberapa kondisi yang berdampak stroke hemoragik:

Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi ialah penyakit yang paling kerap mengakibatkan stroke hemoragik. Hipertensi dapat terjadi karna keanehan atau persoalan pada ginjal, gaya hidup tak sehat, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Aneurisma

Aneurisma ialah peradangan atau pembengkakan bilik arteri yang terletak di dalam otak. Kondisi ini diakibatkan oleh penipisan bilik arteri dan jadi lemah, berdampak peradangan.

Aneurisma dapat muncul semenjak lahir (bawaan) atau tumbuh dari waktu ke waktu, terpenting apabila ada riwayat hipertensi.

Arterial malformations (AVM)

Arterial malformasi atau AVM ialah kondisi di mana keganjilan terjadi pada pembuluh darah. Padahal kendala ini bisa terjadi di bagian tubuh apalagi, termasuk otak. AVM

biasanya didapati semenjak lahir. Apabila AVM terletak di otak, situasinya beresiko alami pendarahan. Pemulihan antikoagulan

(pengencer darah)

Beberapa orang yang mengkonsumsi obat pengencer darah untuk kurangi risiko pengerasan darah berpotensi alami pendarahan di otak.

Menyebabkan stroke ringan

Kondisi ini terjadi pada saat plak atau gumpalan darah di arteri yang terletak di sistem saraf pusat menghalangi pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak.

Kondisi ini mengakibatkan arus darah ke otak jadi tersumbat dan menimbulkan stroke yang terjadi sebentar.

Faktor risiko stroke

Ada banyak faktor risiko sebab stroke:

Faktor risiko gaya hidup

* Kapabilitas berat badan atau obesitas.

* Tradisi bermalam.

* Terlalu banyak komsumsi alkohol.

* Mengenakan obat-obatan terlarang semacam kokain dan methamphetamine.

Faktor risiko medis

* Himpitan darah tinggi.

* Tradisi merokok atau terpapar asap rokok (perokok pasif).

* Kolesterol tinggi.

* Diabetes.

* Hambatan tidur.

* Penyakit jantung.

* Riwayat kesehatan keluarga terkait stroke, serbuan jantung, atau stroke ringan.

* Infeksi COVID-19.

* Pemanfaatan antikoagulan yang kelewatan (pengencer darah) atau di luar peraturan yang disarankan dokter.

Faktor lain

* Lebih dari 55 tahun.

* Pria berakibat lebih tinggi daripada wanita.

* Memakai pil KB.

Tidak mempunyai faktor risiko serupa di atas tak berarti Kamu tak dapat hadapi stroke. Faktor-faktor ini cuma untuk referensi. Kalian harus bertukar pikiran dengan dokter Kamu untuk uraian yang lebih rinci.

Diagnosis & penyembuhan stroke

Informasi yang diserahkan bukan pengganti rekomendasi medis. SERING bertukar pikiran dengan dokter Anda.

Ada beberapa jenis tes yang umumnya dicoba dokter untuk mendiagnosis kondisi ini, di antaranya:

* Pengecekan fisik.

* Tes darah.

* CT Scan. 1uL3W* Magnetic resonance imaging (MRI).

* USG karotis.

* Cerebral angiogram.

* Echocardiogram.

Apa saja opsi penyembuhan stroke?

Sama semacam gejala dan penyebab, opsi untuk penyembuhan stroke juga dibedakan menurut jenisnya. Penyembuhan stroke iskemik

Pengobatan

yang dapat dicoba antara lain:

1. Pemanfaatan obat

Pengobatan utama yang biasa dikasihkan untuk menangani stroke iskemik ialah pemberian aktivator plasminogen jaringan (tPA). Obat stroke ini dapat menghancurkan gumpalan darah yang halangi arus darah ke otak.

Biasanya, dokter bakal memberikan obat ini dengan menyuntikkannya ke dalam vefin di tangan pasien. Obat ini dapat bekerja dengan cara efektif jikalau diserahkan dalam waktu sekitar tiga jam saat gejala muncul.

Namun, kalau Kalian tak dapat menerima perlindungan memanfaatkan tPA, dokter Kamu dapat memberikan obat antikoagulan atau obat pengencer darah semacam aspirin atau klopidrogrel.

Fungsi obat ialah untuk memblokir penyusunan gumpalan darah atau menyelamatkan mereka jadi lebih besar. Efek samping dari pemanfaatan obat ini ialah pendarahan.

2. Prosedur medis

Selain pemanfaatan obat, Kamu juga dapat mengalami prosedur kedokteran untuk membuka arteri yang tersumbat dan mengembalikan arus darah ke otak. Ada beberapa trik untuk mengadakan ini:

* Tromboektomi, untuk melenyapkan gumpalan darah dari pembuluh darah.

* Prosedur angioplasti dan stenting, untuk membuka arteri yang diblokir. Pengobatan

untuk stroke hemoragik Pengobatan

yang dapat dilakukan, termasuk:

1. Pemanfaatan obat

Obat untuk desakan darah tinggi rata-rata diserahkan oleh dokter untuk menolong merendahkan desakan darah dan ketegangan pada pembuluh darah yang ada di otak.

Anda juga bakal dianjurkan untuk berakhir minum obat antikoagulan atau obat pengencer darah yang berpotensi membuat pendarahan.

2. Prosedur medis

Ada juga beberapa prosedur pengobatan yang dapat Kamu lakukan untuk menangani stroke hemoragik, seperti:

* Transfusi darah.

* Memotong aneurisma, untuk menyelamatkan aneurisma dari pembuluh darah di otak.

* Embolisasi kumparan, untuk menutup arus darah atau menghindari aneurisma.

* Menghabiskan keistimewaan enceran di dalam otak.

* Operasi atau radiasi untuk memindahkan atau mengecilkan malformasi arteriovene.

* Operasi untuk memindahkan darah yang dikumpulkan.

* Pembelahan untuk sebentar menyingkirkan sebagian tengkorak jikalau pasien alami pembengkakan.

Sementara itu, penyembuhan untuk stroke enteng rata-rata hampir sama dengan penyembuhan untuk stroke iskemik. Penyembuhan Stroke

di rumah

Apa saja pergantian gaya hidup atau obat stroke yang bisa dicoba di rumah?

Berikut ialah gaya hidup dan penjagaan tempat tinggal yang dapat menolong Kamu menanggulangi penyakit ini:

* Berakhir merokok.

* Minum obat yang diserahkan oleh dokter Anda.

* Olah-Raga serupa dengan instruksi dokter Anda.

* Makan masakan yang memiliki lebih sedikit lemak dan minum lebih sedikit alkohol paling tidak sekali sehari.

* Kontrol desakan darah, kolesterol, dan tingkat diabet Anda.

Jika kondisi ini tak cepat ditangani, stroke dapat mengakibatkan beberapa persoalan kesehatan lainnya. Bagi National Heart, Lung, and Blood Institute, berikut ialah beberapa kemungkinan komplikasi stroke:

1.

Pembekuan darah Kesulitan untuk aktif beraksi serupa biasa dalam jangka waktu yang lama tingkatkan potensi pasien untuk alami pengerasan darah di pembuluh darah di area kaki.

Bahkan, gumpalan darah ini dapat beraksi ke arah unit tubuh lain, serupa paru-paru. Namun, kondisi ini dapat dijauhi mengenakan obat-obatan atau alat bantu pengobatan yang dapat memberikan himpitan pada anak sapi untuk menolong darah di daerah itu terus mengalir.

2. Kesulitan berbicara

Jika kondisi ini melanda otot-otot yang dipakai untuk berbicara, pasien mungkin alami kesulitan berdialog atau berinteraksi kayak biasa.

3. Kehilangan kontrol kandung air kencing atau usus

Dalam kasus tertentu, stroke dapat melanda otot yang dipakai untuk buang air kecil dan menyusun buang air besar. Pasien mungkin harus memakai kateter sampai mereka dapat buang air kecil dengan cara mandiri serupa biasa. Tapi 1uL3W, pasien diharapkan untuk senantiasa waspada, karna pemakaian kateter juga dapat membawa dampak terbentuknya infeksi saluran kemih.

4. Osteoporosis

Kondisi ini juga dapat membuat terbentuknya osteoporosis, walaupun cuma terjadi di satu sisi tubuh. Untuk menghindari keropos tulang, dokter bakal menganjurkan pasien untuk mengalami kesibukan fisik bagaikan bagian dari rehabilitasi.

5. Kehilangan kepiawaian untuk melihat, mendengar, atau menyentuh

Kemampuan untuk merasakan rasa sakit atau suhu, apakah dingin atau panas, dapat dipengaruhi sesudah stroke. Pasien juga dapat hadapi hambatan pandangan atau kendala alhasil mereka tak dapat memandang dan mendengar sebaik biasanya.

6. Kelemahan otot

Penyakit ini dapat berdampak kekakuan atau kelemahan pada otot. Kondisi ini tentu menyusahkan pasien untuk berdiri atau berjalan serupa biasa. Bahkan, pasien mungkin tak dapat memelihara keseimbangan atau memantau otot-otot dalam tubuh.

7. Kesulitan kunyah dan pneumonia

Penyakit ini juga dapat melanda otot-otot yang biasa dikenakan untuk mengunyah, akibatnya pasien mungkin hadapi kesulitan kala makan atau minum.

Bahkan, kondisi ini menaikkan risiko pasien memasukkan masakan atau minuman ke saluran pernapasan. Masalah ini dapat mengakibatkan pneumonia.

8. Persoalan berbicara dan berpikir

Kondisi ini dapat mengacaukan kepiawaian pasien untuk fokus menyelenggarakan kesibukan atau membikin keputusan. Penyakit ini juga tingkatkan risiko pasien terkena demensia.

9. Kejang

Seringkali, kaku dirasakan oleh pasien dalam beberapa minggu sehabis hadapi stroke. Namun, komplikasi ini lebih kecil kemungkinannya dari waktu ke waktu.

10. Pembengkakan otak

Setelah stroke, larutan yang muncul di otak dan tenggorokan mengakibatkan pembengkakan.

Jika Kalian ada pertanyaan, konsultasikan dengan dokter untuk solusi paling bagus untuk perkara Anda.

Hello Health Group tak memberikan anjuran medis, diagnosis, atau pengobatan.

Tidak diperbolehkan untuk mencapai deposito Anda yang habis untuk melunasi biaya pemulihan atau mempertahankan semalaman saat sakit. Perkiraan kerugian finansial ketika Anda sakit dengan memiliki jam tangan kesehatan Dr Laser dari jauh, ketika Anda kecil dan juga dalam hal pemulihan.

Next Post

No more post

You May Also Like